Setelah semua duduk beralaskan rumput hijau, mereka berbicara tentang perbaikan taman di depan mesjid Agung yang besar itu. Mat Kacong hanya mendengarkan percakapan mereka, maklumlah, ia hanya jamaah tamu yang beberapa minggu sekali datang berjamaah di mesjid itu.
Setelah bahan pembicaraan mereka habis, tiba-tiba seorang anak muda mengalihkan perhatian kepada rumput yang ada di lapangan itu, katanya, “Rumput-rumput di lapangan ini sejak dulu hanya begini-begini saja.”
“Maksudmu?” tanya seseorang.
“Tampaknya selalu biasa-biasa saja, tidak memperlihatkan sesuatu yang baru.”
“Huh, kamu ini sering membicarakan hal-hal yang kurang ada artinya,” sergah yang lain lagi. “Masak soal rumput masih sempat menarik perhatian dan diperhatikan. Itu mubazir.”
“Bagaimana perdebatan ini pak Mat
... baca selengkapnya di LOGIKA DAN KEBAHAGIAAN Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu






Logika dan Kebahagian..langsung atau tidak langsung barangkali ada kaitan nya barangkali....nah dalam postingan yang berjudul Logika dan Kebahgiaan ini menggunakan photo sebuah mesjid di daertah Cijulang Ciamis
BalasHapusPhoto tersebut di ambil di depan rumah mertuanya Mas Toto di cijulang Ciamis
Hapus